Sampaoli tidak Akan Duetkan Messi dan Dybala

Sedikitnya peluang Argentina untuk melangkah ke ajang Piala dunia 2018 mendatang memunculkan wacana tandem antara Messi dan Dybala di lini depan. Namun, wacana ini ditampik oleh pelatih Les Albiceleste, Jorge Sampaoli. Dan menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah menurunkan kedua pemain itu bersamaan.

Sampaoli tidak Akan Duetkan Messi dan Dybala

Seperti diketahui, saat ini Timnas Argentina berada di peringkat ke-5 pada klasemen sementara Zona Conmebol, karenanya mereka terancam gagal melangkah ke ajang Piala dunia 2018 mendatang. Situasi tersebutlah yang memunculkan sejumlah wacana yang cenderung ‘memaksa’, termausk wacana untuk mentandemkan Messi dan dybala di lini depan.

Memang harus dikatakan bahwa kedua pemain tersebut memiliki kemampuan yang sangat apik bersma dengan klub masing-masing. Messi tampil gemilang bersama dengan Barcelona, sedangkan Dybala juga impressif bersama dengan Juventus.

Akan tetapi, dua pemain hebat yang ditandemkan belum tentu bakal menghasilkan kerja sama yang apik, demikian menurut pelatih Jorge Sampaoli. Apalagi melihat fakta bahwa kedua pemain tersebut memang jarang bermain bersama. Sampaoli tidak ingin mengambil resiko yang berbahaya dengan menduetkan kedua pemain, dan berencana untuk tetap menjadikan Messi sebagai pemimpin di lini depan.

 

“Karena tak ada waktu untuk membangun kerja sama Dybala – Messi, kami akan mengambil langkah yang lebih konkret. Saya tidak melihat perkataan Dybala sebagai satu hal yang buruk. Ia mengatakan bahwa dirinya senang bermain dengan Messi, tapi tak bisa menemukan tempat untuknya sendiri.”

“Leo harus bergerak di lapangan secara normal seperti saat bersama klubnya. Untuk menemukan posisi agar ia bisa membangun sistem atau untuk menyusun struktur, itu sungguh gila.”

“Ketika kami memainkan 4-2-3-1, ia harus ada di depan, selalu dekat dengan kotak penalti. Menjauh kotak penalti akan memebuat pemain terbaik kami jauh dari posisi mencetak gol dan itulah yang ia lakukan dengan sangat baik bersama klubnya. Tugas saya adalah membuatnya paham bahwa ia sangat vital dalam finishing, di sepertiga akhir lapangan,” ungkap Sampaoli.

Leave a Reply